Diberdayakan oleh Blogger.

MY LOVE, MY DREAM, MY PASSION

RSS

media pembelajaran matematika

www.p4tkmatematika.org

2/8/2011
MEDIA PEMBELAJARAN

A.    PENGERTIAN MEDIA
Kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harfiah berarti “tengah”, “perantara” atau “pengantar”. Dalam bahasa Arab. Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.

Menurut Gerlack dan Ely (1971), media adalah manusia, materi atau kejadian yang membangun kondisis membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyususn kembali informasi visual atau verbal. AECT (Association of Educaion and Communication Technology) berpendapat bahwa media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau imformasi.
Penggunaan media dalam pembelajaran dapat membantu anak dalam memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. Penggunaan media dalam pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit. Hal ini sesuai dengan pendapat Jerome S Bruner bahwa siswa belajar melalui tiga tahapan yaitu enaktif, ikonik, dan simbolik. Tahap enaktif yaitu tahap dimana siswa belajar dengan memanipulasi benda-benda konkrit. Tahap ikonik yaitu suatu tahap dimana siswa belajar dengan menggunakan gambar atau videotapes. Sementara tahap simbolik yaitu tahap dimana siswa belajar dengan menggunakan simbol-simbol.
Prinsip tahapan pembelajaran dari Jerome S Bruner ini dapat kita terapkan dalam “Kerucut Pengalaman” atau “cone of experience” yang dikemukan Edgar Dale pada tahun 1946, seperti yang dapat kita lihat pada gambar berikut ini:
Gambar 1: Dale’s Cone of Experience

Istilah “media” sering dikaitkan dengan kata “teknologi” yang berasal dari kata latin tekue (bahasa inggris art) dan logos (bahasa Indonesia yang berarti ilmu). Menurut Webster (1983: 105), art adalah keterampilan yang diperoleh lewat pengalaman, studi dan observasi. Bila dihubungkan dengan pendidikan dan pembelajaran, teknologi mempunyai pengertian sebagai:
Perluasan konsep tentang media, dimana teknologi bukan sekedar benda, alat, bahan atau perkakas, tetapi didalamnya juga tersimpul pula sikap, perbuatan, organisasai dan manajemen yang berhubungan dengan dengan penerapan ilmu. (Achsin, 1986: 10)
Erat hubungannya dengan “teknologi”, kita juga mengenal kata “teknik”. Teknik dalam bidang pembelajaran bersfat apa yang sesungguhnya terjadi antara guru dan murid  yang merupakan strategi khusus (Anthony, 1963: 96). Bahkan Richards dan Rodgers (1982: 154) menjelaskan bahwa teknik adalah prosedur dan praktek yang sesungguhnya dalam kelas.
B.     CIRI-CIRI MEDIA PENDIDIKAN
Gerlach & Ely (1971) mengemukakan tiga ciri media yang merupakan petunjuk mengapa media digunakan dan apa-apa saja yang dapat dilakukan oleh media yang mungkin guru tidak mampu (kurang efisien) melakukannya.
a.      Ciri Fiksatif (Fixative Property)
Ciri ini menggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Dengan ciri fiksatif ini, media memungkinkan uatu rekaman kejadian atau objek yang terjadi pada suatu waktu tertentu ditransportasikan tanpa mengenal waktu.

b.      Ciri Manipulatif (manipulative Property)
Transformasi suatu kejadian dimungkinkan karena medai memiliki ciri manipulatif. Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar time-lapse recording.

c.       Ciri Distributif (Distributive Property)
Ciri distributif dari medai memungkinkan suatu objek atau kejadian kejadian ditransformasiakn melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian  itu.

C.     FUNGSI DAN MANFAAT MEDIA PEMBELAJARAN
Salah satu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai lat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.
Levie & Lentz (1982) mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu
(a)    Fungsi Atensi
Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.
(b)   Fungsi Afektif
Fungsi afektif medai visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar (membaca) teks yang bergambar. Gambar atau lambang visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa, misalnya informasi yang menyangkut masalah sosial atau ras.
(c)    Fungsi Kognitif
Funsi kognitif media visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.
(d)   Fungsi Kompensatoris.
Fungsi kompensatoris media pembelajaan terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali. Dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasikan siswa yang lemah dan lambat menerima dan  memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks atau disajikan secara verbal.

Manfaat penggunaan media pembelajaran:
1.      Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.
2.      Medai pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dan lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar senditi-sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
3.      Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatsan indera, ruang dan waktu;
a.       Objek atau benda yang terlalau besar untuk ditampilkan langsung di ruang kelas dapat diganti dengan gambar, foto, slide, realita, film, radio atau model.
b.      Objek atau benda yang terlalu kecil yang tidak tampak oleh indera dapat disajikan dengan bantuan mikroskop.
c.       Kejadian yang langka di masa lalu dapat ditamplakn melalui rekaman video, film, foto, slide disamping secara verbal.
d.      Objek atauproses yang amat rumit seperti peredaran darah dapat ditampilakn secara konkret melalui film, gambar, slide atau simulasi komputer.
e.       Kejadian atau percobaan yang dapat membahayakan dapat disimulasikan dengan media seperi komputer, media seperti komputer, film dan media.
f.       Peristiwa  alam seperti terjadinya gunung meletus atau proses yang dalam kenyataan memakan waktu lama seperti proses kepmpong menjadi kupu-kupu dapat disajikan dengan teknik-teknik rekaman seperti time-lapse untuk film, video, slide atau simulasi komputer.
4.      Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru, masyarakat dan lingkungannya  misalnya melalui karyawisata, kunjungan-kunjungan ke museum atau kebun binatang.

D.    PENGENALAN BEBERAPA MEDIA
Berdasarkan perkembangan teknologi, media pembelajaran dapat dikelompokkan kedalam 4 kelompok, yaitu:
1.      Media Hasil Teknologi Cetak
Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual melalui proses pencetakan mekanis atau fotografis. kelompok media hasil teknologi cetak meliputi teks, grafik, foto atau representasi fotografik dan reproduksi.
Teknologi cetak memiliki ciri-ciri berikut:
a.       Teks dibaca secara linear, sedangkan visual diamati berdasarkan ruang.
b.      Baik teks maupun visual menampilkan komunikasi satu arah dan reseptif.
c.       Teks dan visual ditampilkan statis (diam)
d.      Perkembangannya sangat tergantung kepada prinsip-pprinip kebahasaan dan persepsi visual.
e.       Baik teks  maupun visual berpusat pada siswa.
f.       Informasi dapat diatur kembali oleh pemakai.

Beberapa kelebihan media cetak:
a.         Siswa dapat belajar dan  maju sesuai dengan kecepatan masing-masing.
b.         Disamping dapat mengulangi materi dalam media cetakan, siswa akan mengikuti urutan pikiran secara logis.
c.         Perpaduan teks dan gambar dalam halaman cetak sudah merupakan hal lumrah, dan dapat menambah daya tarik serta dapat memperlancar pemahaman informasi yang disajikan dalam dua format, verbal dan visual.
d.        Khusus pada teks terprogram, siswa akan berpartisispasi dengan aktif karena harus memberia respons erhadap pertanyaan latihan yang disusun, siswadapat segera mengetahui apakah jawabannya benar atau salah.
e.         Meskipun isi informasi media cetak harus diperbaharui dan direvisi sesuai dengan perkembangan dan temuan-temuan baru dalam bidang ilmu itu,  materi tersebut dapat direpproduksi dengan ekoomis dan didistribusikan dengan mudah.
Kelemahan media cetak:
a.         Sulit menampilkan gerak dalam halaman media cetakan.
b.         Biaya pencetakan akan mahal apabila ingin menampilakn ilustrasi, gambar, atau foto yang berwarna.
c.         Proses pencetakan media sering akli memakan waktu beberapa hari sampai berbualn-bulan, tergantung kepada peralatan pencetakan dan kerumitan informasi pada halaman cetakan.
d.        Pembagian unit-unit pelajaran dalam media cetakan harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak terlalu panjang dan dapt membosankan siswa.
e.         Jika tidak dirawat dengan baik, media cetakan cepat rysak atau hilang.

2.      Teknologi Audio Visual
Merupakan cara menghasilkan atau menyampaikn materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. Pengajaran melalui audio-visual adalah produksi dan penggunaan materi yang penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran serta tidak seluruhnya tergantung kepada pehaman kata atau simbol-simbol yang serupa.
Ciri-ciri teknologi media audio visual:
a.       Bersifat linear
b.      Menyajikan visual yang dinamis
c.       Digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang/pembuatnay
d.      Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau gagasan abstrak.
e.       Dikembangkan menurut prinsip psikologis behaviorisme dan kognitif
f.       Berorientasi pada guru dengan tingkat perlibatan interaktif murid yang rendah.

3.      Teknologi Berbasis Komputer
Merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikro-prosesor.perbedaan antara media yang dihasilakn oleh teknologi berbasis komputer dengan yang dihasilakn dari dua teknologi lainnya adalah karena informasi disimpan dalam bentuk digital, bukan dalam bentuk cetakan atau visual.pada dasarnya teknologi berbasis komputer menggunakan layar kaca untuk menyajikan informasi kepada siswa.
Ciri media yang dihasilkan oleh teknologi berbasis komputer:
a.       Dapat digunakan secara acak, non-squensial atau secara linear.
b.      Dapat digunakan berdasarkan keinginan siswa/perancang/pengembang sebagaimana yang direncanakannya
c.       Gagasan-gagasan disajikan dalam gaya abstrak dengan gaya abstrak dengan kata, simbol dan grafik
d.      Prinsip-prinsip kognitif untuk mengembangkan media ini
e.       Pembelajaran dapat berpusat pada siswa dan melibatkan interaktivitas siswa yang tinggi

4.      Teknologi Gabungan
Teknologi gabungan adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh komputer.
Ciri teknologi berbasis komputer adalah:
a.       Dapat digunakan secara acak squensial atau secara linear.
b.      Dapat digunakan berdasarkan keinginan siswa, bukan saja dengan cara yang direncanakan dan diinginkan oleh perancangnya.
c.       Gagasan sering disajikan secara realistik dalam konteks pengalaman siswa, menurut apa yang relevan dengan siswa, dan dibawah pengendalian siswa.
d.      Prinsip ilmu kognitif dan kontruktivisme diterapkan dalam pengembangan dan penggunaan pelajaran
e.       Pembelajaran ditata dan terpusat pada lingkup kognitif sehingga pengetahuan dikuasai jika pelajaran itu digunakan
f.       Bahan-bahan pelajaran memadukan kata dan visual dari berbagai sumber.
Pengelompokan berbagai jenis media apabila dilihat dari perkembangan teknologi oleh Sceels & Glasgow (1990) dibagi dalam dua kategori luas, yaitu pilihan media tradisional dan pilihan media teknologi mutakhir.
1.         Pilihan Media tradisional
a.    Visualisasi yang diproyeksikan
v  Proyeksi opaque(tak-tembus pandang)
v  Proyeksi overhead
v  Slide
v  Filmstrips
b.   Visual yang diproyeksikan
v  Gambar
v  Foto
v  Diagram, chart.
c.    Audio
v  Rekaman piringan
v  Pita kaset, reel, cartridge
d.   Penyajian Multimedia
v  Tape
v  Multi-image
e.    Visual dinamis yang diproyeksikan
v  Film
v  Televisi
v  Video
f.    Cetak
v  Buku teks
v  Modul, teks terprogram
v  Workbook
v  Majalah ilmiah, berkala
v  Hand-uot
g.   Permainan
v  Teka-teki
v  Simulasi
h.   Realia
v  Model
v  Specimen (contoh)
v  Manipulasi (peta, boneka)

2.         Pilihan Media Teknologi Mutakhir
a.         Media berbasis telekomunikasi
v  Telekonferen
Telekonferen adalah suatu teknik komunikasi dimana kelompok-kelompok yang berada di lokasi geografis berbeda menggunakan mikrofon dan amplifier khusus yang dihubungkan sau dengan lainnya sehingga setiap orang daptat berpartisipasi dengan aktif dalam suatu pertemuan besar dan diskusi.
v  Kuliah jarak jauh
Kuliah jarak jauh adalah suatu teknik pengajaran dimana seseorang ahli dalam suatu bidang ilmu tetentu menghadapi sekelompok pendengar yang mendengarkan melalui amplifier telepon.
b.        Media berbasis mikroprosesor
v  Computer-assisted instruction
Computer-assisted instruction  adalah suatu sistem penyampaian materi pelajaran yang berbasis mikroposesor yang pelajarannya dirancang dan diprogram kedalam sistem tersebut.
v  Permainan komputer
v  Sistem tutor intelijen
Sistem tutor intelijen adalah pengajaran dengan bantuan komputer yang memiliki kemampuan untuk berdialog dengan siswa dan melalui dialog itu siswa dapat mengarahkan jalannya pelajaran
v  Interaktif video
Interaktif video adalah suatu penyampaian pengajaran dimana materi video rekaman disajikan dengan pengendalian komputer kepada siswa yang tidak hanya mendengar dan melihat video dan suara, tetapi juga memberikan respons yang aktif, dan respon itu yang menetukan kecepatan dan sekuensi penyajian. Peralatan yang diperlukan antara lain: komputer, videodisc, laser, dan layar monitor.
v  Hypermedia
v  Hypermedia merupakan perluasan dari hypertext (suatu tulisan yang tak-berurutan-nonsekuensial) menggabungkan media lain ke dalam teks.
v  Compact (video) disk
Compact (video) disk adalah sistem penyimpanan dan rekaman video dimana signal audio-visual direkam pada disket plastik bukan pada pita magnetik.

       Proyektor Transparansi (OHP)
Transparansi yang diproyeksikan adalah visual baik yang berupa huruf, lambang, gambar, grafik atau gabungannya pada lembaran bahan tembus pandang untuk diproyeksikan ke sebuah dinding melalui sebuah proyektor. Kemampuan proyektor memperbesar gambar membuat media ini berguna untuk menyajikan informasi pada kelompok yang besar dan pada semua jenjang.
Kelebihan OHP:
a.       Pantulan proyeksi gambar dapat terlihat jelas pada ruangan yang terang, sehingga guru dan murid tetap dapat saling melihat.
b.      Dapat menjangkau kelompok yang  besar.
c.       Guru selalu dapat bertatap muka dengan siswa karena OHP dapat diletakkan di depan kelas, sehingga guru tetap mengendalikan kelas.
d.      Transparansi dapat dengan mudah dibuat sendiri oleh guru, baik secara manual, cetak, salin, dan kimia.
e.       Peralatannya mudah dioperasikan dan tidak memerlukan perawatan khusus.
f.       Memeliki kemampuan unutuk menampilkan warna.
g.      Dapat disimpan dan diguanakan berulang kali.
h.      Dapat dijadikan pedoman dan penunutun agi guru dalam penyajian matei.
Kelemahan OHP:
a.       Fasilitas OHP harus tersedia
b.      Listrik pada ruang penyajian harus tersedia
c.       Tanpa layar yang dapat dimiringkan, sulit untuk mengatasi distorsi tayangan yang berbentuk trapesium.
d.      Harus memiliki teknik khusus untuk pengaturan urutan baik dalam hal penyajian maupun penyimpanan.

Rekaman Audio-Tape
Materi rekaman audiotape adalah cara ekonomis untuk menyiapkan isi pelajaran atau jenis informasi tertentu. Rekaman dapt disiapkan untuk sekelompok siswa maupun perorangan.
Kelebihan Radio Tape:
a.       Menjadi peralatan yang sangat lumrah dalam rumah tangga, sekolah bahkan dalam kantongan (walkman), karena harganya yang relatif terjangkau.
b.      Rekaman dapat digandakan untuk keperluan perorangan sehingga pesan da isi pelajaran dapat berada di beberapa tempat yang berbeda pada waktu bersamaan
c.       Merekam peristiwa atau isi pelajaran untuk digunakan kemudian,
d.      Memberiakn kesempatan kepada siswa untuk mendengarkan diri sendiri sebagai alat diagnosis guna membantu meningkatkan keterampilan mengucapkan, membaca, mengaji atau berpidato.
e.       Pengoperasian radio tape relatif mudah.

Kelemahan Radio-tape:
a.       Dalam suatu rekaman, sulit menentukan lokasi suatu pesan atau informasi.
b.      Kecepatan merekam dan pengaturan trek yang bermacam-macam menimbulkan kesulitan untuk memainkan kembali rekaman yang direkam pada suatu mesin perekam yang berbeda dengannya.

Slide
Slide merupakan suatu film transparansi yang berukuran 35 mm denagn bingkai 2 x 2 inc. Bingkai tersebut terbuat dari karton atau plastik. Slide diproyeksiakn melalui slide proyektor. Jumlah film yang akan ditayangkan untuk suatu program tergantung pada tujuan yang ingin dicapai.
Keuntungan penggunaan slide:
a.       Urutan gambar dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan
b.      Isi pelajaran yang sama yang terdapat dalam slide dapat disebarkan dan dapat digunakan di berbagai tempat secara bersamaan:
c.       Gambar dalam slide tertentu dapat ditayangkan lebih lama dan dengan demikian dapat menarik perhatian dan membangun persepsi siswa yang sama terhadap konsep yang akan disampaikan.
d.      Dapat ditayangkan pada ruangan masih terang , meskipun jika tidak terdapat layar khusus, dindingpun bisa digunakan.
e.       Menyajikan gambar dan grafik untuk berbagai bidang ilmu kepada kelompok atau perorangan dengan usia yang tiada batas.
Kelemahan penggunaan slide:
a.       Gambar dan grafik visual yang disajikan tidak bergerak sehingga daya tariknya tidak sekuat teleisi atau film.
b.      Slide bersifat terlepas-lepas, dan itu merupakan suatu titik keunggulan sekaligus kelemahannya, karena memerlukan perhatian untuk penyimpanannya agar slide tersebut tidak hilang atau tercecer.
c.       Memerlukan biaya yang besar.
Film dan Video
Film atau gambar hidup merupakan gambar-gambar dalam frame demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehingga pada layar terlihat gambar itu hidup. Sama halnya dengan film, video dapat menggambarkan suatu objek yang bergerak bersama-sama dengan suara alamiah atau suara yang sesuai.
Kelebihan Film dan Video:
a.       Dapat melengkapi pengalaman-pengalamn dasar dari siswa ketika meeka membaca, berdiskusi, berpikir, praktik dll.
b.      Dapat menggambarkan suatu proses secara tepat yang dapat disaksiakn secara berulang-ulang.
c.       Mendorong dan meningkatkan motivasi serta menanamkan sikap dan segi-segi aktif lainnya.
d.      Dapat ditunjukkan kepada kelompok besar atau kelompok kecil, heterogen maupun perorangan.
e.       Mengandung nilai-nilai positif dapat mengundang pemikiran dalam kelompok siswa.
Kelemahan Film dan Video:
a.       Memerlukan biaya yang maha dan waktu yang banyak
b.      Film dan video yang tersedia tidak selalu sesuai dengan kebutuhan dan tujuan belajar yang diinginkan.
c.       Pada saat film dipertunjukkan, gambar-gambar bergerak terus sehingga tidak semua siswa mampu mengikuti informasi yang ingin disampaikan melalui film tersebut.

Televisi
                        Televisi adalah sistem elektronik yang mengirimkan gambar diam dan  gambar hidup bersama suara melalui kabel aau ruang. Sistem menggunakan peralatan yang mengubah cahaya dan suara ke dalam gelombang elektrik dan mengkonversinya kembali ke dalam cahaya yang dapat dilihat dan suara yang dapat didengar.
                        Televisi pendidikan adalah penggunaan program video yang direncanakan untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu tanpa melihat siapa yang menyiarkannya. Jadi televisi pendidikan ini bersifat mendidik.
Ciri-ciri televisi pendidikan:
1.        Dituntun oleh instruktur
Seorang instruktur (guru) menuntun siswa melalui pengalaman-pengalaman visual.
2.        Sistematis
Siaran berkaitan dengan mata pelajaran dan silabus dengan tujuan dan pengalaman belajar yang terencana.
3.        Teratur dan berurutan
Siaran disajikan dengan dengan selang waktu yang beraturan secara berurutan dimana satu siaran dibangun untuk mendasari siaran yang lain.
4.        Terpadu
Siaran berkaitan dengan pengalaman belajar lainnya seperti latihan, membaca, diskusi dll.
Kelebihan penggunaan televisi:
a.       Televisi dapat memancarkan berbagai jenis bahan audio-visual termasuk gambar diam, film, objek dan drama.
b.      Televisi dapat menyajikan model dan contoh-contoh yang baik bagi siswa.
c.       Televisi dapat membawa dunia nyata ke rumah dan ke kelas, seperti orang, tempat-tempat, peristiwa-peristiwa dll
d.      Televisi dapat menyajikan program-program yang dapat dipahami oleh siswa dengan usia dan tingkatan pendidikan yang berbeda-beda.
e.       Televisi dapat memberikan kepada siswa peluang untuk melihat dan mendengar diri sendiri.
f.       Televisi dapat menyajikan visual dan suara yang amat sulit diperoleh pada dunia nyata, misal ekspresi wajah dll
Kelemahan:
a.       Televisi hanya mampu menyajikan komunikasi satu arah
b.      Televisi pada saat disiarkan akan berjalan terus dan tidak ada kesempatan untuk memahami pesan-pesannya sesuai dengan kemampuan individual siswa.
c.       Guru tidak memiliki kesempatan untuk merevisi film sebelum disiarkan.
d.      Layar pesawat televisi tidak mampu menjangkau kelas besar, sehingga sulit bagi seluruh siswa untuk melihat secara rinci gambar yang disirkan.

Komputer
Komputer adalah mesin yang yang dirancang khusus untuk memanipulasi informasi yang diberi kode, mesin elektronik yang otomatis melakukan pekerjaan dan perhitungan sederhana dan rumit.
Kelebihan komputer:
a.       Komputer dapat mengakomodasi siswa yang lamban menerima pelajaran, karena ia dapat memberikan iklim yang lebih bersifat afektif dengan cara yang lebih individual, tidak lupa, tidak bosan, dll
b.      Komputer dapat merangsang siswa untuk mengerjakan lathan, melakukan kegiatan labortorium atau simulasi karena tersedianya animasi grafik, warna dan musik yang dapat menambah realisme.
c.       Kendali berada di tangan siswa sehingga tingkat kecepatan belajar siswa dapat disesuaikan dengan tingkat penguasaannya.
d.      Kemamuan merekam aktivitas siswa selama menggunakan suatu program selama pembelajaran memberi kesempatan lebuh baik untuk pembelajaran secara perorangan dan perkembangan setiap siswa selalu dapt dipantau.
Kelemahan komputer:
a.       Pengembangan perangkat lunaknya relatif mahal
b.      Untuk menggunakan komputer diperlukan pengetahuan dan keterampilan khusus tentang komputer
c.       Keragaman komputer (perangkat keras) sering meyebabkan program (software) yang trsedia untuk satu model tidak cocok. dengan model lainnya






DAFTAR RUJUKAN

Azhar Arsyad. 2007. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
 Punadji, S. & Sihkabuden. 2005. Media Pembelajaran. Malang: Elang Mas.
 Heinich, dkk. 2002. Instructional Media and Tecnologies for Learning, Seventh Edition. Upper Saddle River, New Jersey Columbus, Ohio. Merrill Prentice Hall



Contoh media pembelajaran
v  Segi 4 terakumulasi
Kotak penyimpanan bangun – bangun segi empat
           










v  Cara penggunaan :
Mengamati sifat – sifat bangun datar segi empat
1.      Panjang sisi – sisi
ü  Pilih salah salah satu bangun datar pada papan, misal persegi
ü  Ambil kotak bangun datar yang dipilih dari kotak penyimpanan, dan siapkan alat yang dibutuhkan yaitu batang yang terbuat dari spon tebal.
ü  Tempelkan puzzle – puzzlenya (yang berupa sisi) pada papan. Anggap spon – spon tebal tersebut sebagai sisi.


Kelebihan :
ü  Alat yang digunakan tahan lama
ü  Media mengajarkan beberapa konsep dalam segi empat, seperti sifat – sifat bangun segi empat, rumus luas bangun segi empat, dan keliling bangun segi empat.
ü  Alat peraga dapat disimpan dan digunakan beberapa kali
ü  Dapat dijadikan pedoman dan penunutun bagi guru dalam penyajian materi
Kelemahan :
ü  Petunjuk penggunaan terlalu banyak sehingga membingungkan siswa
ü  Biaya pembuatan media cukup mahal.
ü  Media tidak bisa digunakan oleh semua siswa di kelas pada saat pembelajaran.
ü  Guru tidak dapat memperagakan media tersebut sendiri, sehingga membutuhkan bantuan orang lain.


Learn The Alphabet





·      Kelebihan:
Setiap huruf merupakan huruf pertama dari sebuah kata benda yang biasanya umum dijumpai, contoh: A dari Apple, B dar Butterfly sehingga anak bisa lebih ingat dan mudah menghafalkan alphabet. Bentuk dari media adalah persegi panjang yang terdiri dari 5 baris dan 6 kolom, di bawah ada sisa 4 kotak yang digunakan untuk angka 1 sampai 8 dengan setiap kotakterdapat 2 pasang angka depan dan belakang, yaitu 1 dan 2, 3 dan 4, 5 dan 6, 7 dan 8.
·      Kekurangan:
Kalau sebenarnya tujuan dari media ini adalah untuk belajar alphabet seharusnya hanya ada huruf-huruf saja yaitu A sampai Z sehingga jumlah kotak adalah 26 kotak. Jika ada 26 kotak media sehingga media bisa dibentuk bentuk lain, misalnya segitiga, segilima, segienam, dll.
Kalau mau ada angka lebih baik ditambah 1 baris sehigga bentuk meduia menjadi persegi dengan jumlah baris dan kolom adalah 6, sehingga nanti muat angka 0 sampai 9. Dan angka 0 sampai 9 dibaliknya bisa dikasih berupa gambar yang berhubungan atau sesuatu yang mirip dengan angka itu di kehidupan nyata.








Daftar Pustaka

Heinich, Molenda, Russell, Smaldino. (2005). Instructional technology and media for learning 8th edition. New Jersey: Pearson Merrill Prentice Hall.
Rudy Budiman. 2008. Media Pembelajaran. Materi Diklat Terakreditasi Guru SD Semester 2. Bandung: PPPPTK TK dan PLB
Azhar Arsyad. 2007. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
 Punadji, S. & Sihkabuden. 2005. Media Pembelajaran. Malang: Elang Mas.
 Heinich, dkk. 2002. Instructional Media and Tecnologies for Learning, Seventh Edition. Upper Saddle River, New Jersey Columbus, Ohio. Merrill Prentice Hall

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar